Besarnya Rahmat ALLAH
oleh Islamic Motivation pada 25 Januari 2011 jam 19:56
Rosulullah saw bersabda, "ALLAH berfirman, "AKU, manusia dan jin dalam suatu tempat yg amat luas. AKU yg menciptakannya, tapi ia menyembah kepada selain-KU. AKU yang memberinya rezeki, tapi ia bersyukur kepada selain-KU. Kebaikan-KU selalu turun kepadanya, tapi keburukannya yg selalu naik kepada-KU. AKU berikan kasih sayang-KU kepada mereka dengan berbagai kenikmatan dan AKU Mahakaya, tapi mereka membuat-KU marah dengan segala maksiat yg dilakukannya, padahal mereka sangat butuh kepada-KU. Barangsiapa ingin dekat dengan-KU, hendaknya ia mengingat-KU. AKU akan menguji mereka dengan berbagai musibah agar mereka bersih dari segala dosa. Barangsiapa yg berpaling dari-KU, AKU akan memanggilnya dan AKU berkata kepadanya, "kemana engkau akan pergi? Apakah engkau memiliki Tuhan selain AKU?". Dengan segala kemuliaan dan keagungan-KU, apabila mereka memohon ampunan-KU, tentu AKU akan mengampuni mereka". (Akhlak Mulia, 2008)
Tampilkan postingan dengan label uk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uk. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 Januari 2011
maluuu
Malulah kepada ALLAH
oleh Islamic Motivation pada 25 Januari 2011 jam 17:51
Ada seseorang yg datang menemui Ibrahim bin Adham dan berkata, "Wahai imam, aku ingin bertobat dan meninggalkan semua dosaku. Namun, setiap kali aku bertobat, aku selalu kembali pada dosa yg sama. Tunjukkan padaku sesuatu yg dapat membentengiku agar aku tidak lagi durhaka kepada ALLAH".
Ibrahim bin Adham berkata kepadanya, "Apabila engkau ingin berbuat maksiat kepada ALLAH, maka jangan engkau lakukan itu diatas bumi-NYA". "Bagaimana itu bisa terjadi, wahai imam, sementara semua bumi adalah milik ALLAH". "Apakah engkau tidak merasa malu, semua bumi adalah milik ALLAH dan engkau berbuat maksit diatas bumi", tegas Ibrahim bin Adham. "
Ibrahim bin Adham meneruskan, "Apabila engkau ingin melakukan maksiat kepada ALLAH, maka jangan makan dari rizki-NYA". Orang itu berkata, "Lalu bagaimana aku bisa hidup". "Apakah engkau tidak merasa malu, engkau makan rezeki-NYA, tapi engkau juga durhaka kepada-NYA".
"Bila engkau tetap ingin melakukan kedurhakaan kepada-NYA, lakukanlah disuatu tempat yang DIA tidak bisa melihatnya", lanjut Ibrahim. Orang itu bertanya lagi, "Bagaimana mungkin, sedangkan ALLAH selalu bersama kita, dimanapun kita berada". "Apakah engkau tidak merasa malu kepada ALLAH, engkau durhaka kepada-NYA sedang DIA dekat denganmu?". (Akhlak Mulia, 2008)
oleh Islamic Motivation pada 25 Januari 2011 jam 17:51
Ada seseorang yg datang menemui Ibrahim bin Adham dan berkata, "Wahai imam, aku ingin bertobat dan meninggalkan semua dosaku. Namun, setiap kali aku bertobat, aku selalu kembali pada dosa yg sama. Tunjukkan padaku sesuatu yg dapat membentengiku agar aku tidak lagi durhaka kepada ALLAH".
Ibrahim bin Adham berkata kepadanya, "Apabila engkau ingin berbuat maksiat kepada ALLAH, maka jangan engkau lakukan itu diatas bumi-NYA". "Bagaimana itu bisa terjadi, wahai imam, sementara semua bumi adalah milik ALLAH". "Apakah engkau tidak merasa malu, semua bumi adalah milik ALLAH dan engkau berbuat maksit diatas bumi", tegas Ibrahim bin Adham. "
Ibrahim bin Adham meneruskan, "Apabila engkau ingin melakukan maksiat kepada ALLAH, maka jangan makan dari rizki-NYA". Orang itu berkata, "Lalu bagaimana aku bisa hidup". "Apakah engkau tidak merasa malu, engkau makan rezeki-NYA, tapi engkau juga durhaka kepada-NYA".
"Bila engkau tetap ingin melakukan kedurhakaan kepada-NYA, lakukanlah disuatu tempat yang DIA tidak bisa melihatnya", lanjut Ibrahim. Orang itu bertanya lagi, "Bagaimana mungkin, sedangkan ALLAH selalu bersama kita, dimanapun kita berada". "Apakah engkau tidak merasa malu kepada ALLAH, engkau durhaka kepada-NYA sedang DIA dekat denganmu?". (Akhlak Mulia, 2008)
Langganan:
Postingan (Atom)